Selasa, 24 Februari 2009

Garis Pantai RI Terpanjang Keempat di Dunia


Jakarta (ANTARA News) - Indonesia memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia dengan panjang mencapai lebih dari 95.181 kilometer (km).

"Ada koreksi ternyata, ternyata panjang garis pantai kita 95.181 km," kata Sekretaris Dewan Kelautan Indonesia, Rizald Max Rompas, pada workshop "Persepsi Politisi Terhadap Bidang Kelautan Sebagai Mainstream Pembangunan Nasional" di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan bahwa koreksi panjang garis pantai Indonesia dari 81.000 km menjadi 95.181 km ini telah diumumkan PBB pada tahun 2008 lalu.

Dengan koreksi yang dilakukan PBB tersebut kini Indonesia justru berada di posisi keempat setelah Rusia. Sedangkan negara pemilik garis pantai terpanjang diduduki Amerika Serikat (AS) dan diikuti Kanada.

Sebelumnya Kanada menduduki urutan pertama dengan panjang garis pantai 243.792 km dengan 52.455 pulau.

"Sementara Indonesia sekarang ini bukan memiliki lebih dari 17.500 pulau tetapi kurang lebih ada 17.480 pulau," ujar dia.

Sebagai negara kepulauan terbesar dengan luas lautan tiga per empat dari luas daratan, dan bertambah panjangnya garis pantai tersebut melalui penelitian disebutkan sektor kelautan mampu menyumbang 140 miliar dolar AS per tahun, ujar dia.

"Jumlah itu belum termasuk sumbangan sektor kelautan dari dasar laut yakni potensi migas," ujar dia. (*)

COPYRIGHT © 2009

Rabu, 04 Februari 2009

Dangdut in America

Sebelumnya anda bisa lihat promo Dangdut in America di
http://www.youtube.com/watch?v=5t_cOZFxi_4&feature=related

Jakarta, (ANTARA News) - Musik dangdut mendunia dengan menyerbu pusat budaya di 70 negara, sejak revolusi dangdut berkobar pada 1970-an.

"Sejak revolusi dangdut yang pertama dulu (1970-an), musik dangdut terus berkembang dan bahkan diminati masyarakat dunia. Saat ini sudah dipelajari oleh pusat budaya di 70 negara," kata H. Rhoma Irama, saat menghadiri acara peluncuran album "Dangdut in America" yang menampilkan penyanyi muda asal Marryland, AS, Arreal Tilghman, di Jakarta, Selasa.

Rhioma, yang menyandang gelar "The King of Dangdut" mengungkapkan, musik dangdut di Amerika pertama kali dipelajari oleh Profesor Andrew Winebourg di University of Pittsburg. "Dari sini musik dangdut kemudian menyebar ke berbagai negara."

Menanggapi munculnya Arreal Tilghman sebagai warga AS pertama yang membuat album dangdut, Bang Haji (sapaan akrab Rhoma Irama) menyebutnya sebagai kejutan besar.

Arreal Tilghman adalah juara audisi "Dangdut in America" yang digelar selama dua tahun oleh promotor/produser Rissa Asnan.

"Audisi ini sungguh tidak mudah, Arreal ini saya dapat lewat audisi terakhir tahun lalu, yang digelar di Delaware, Philadelphia," katanya.

Arreal, seorang warga AS berkulit hitam, menyatakan dirinya sebelum mengikuti audisi Dangdut in America bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.

"Saya tertarik mendengar dangdut, karena musik ini tidak ada di negara saya. Saya mempelajari lagu "Dara Muda" ciptaan Rhoma Irama, dan saya menang. Lagu itu luar biasa, membuat orang asyik bergoyang," katanya.

Peluncuran album Arreal Tilghman ini sendiri merupakan yang kegiatan kedua, setelah sebelumnya diluncurkan di Amerika pada November lalu.

Album itu sendiri berisi delapan lagu, antara lain Puzzle of Love, Sejak Kehadiranmu, I Love You, Duhai Kekasih, You`re The Only One, dan You.

Menjawab wartawan, sang penyanyi mengatakan "Saya tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa datang. Tetapi peluncuran di Amerika kemarin mendapat sambutan luar biasa."

Rhoma Irama, saat diminta berkomentar tentang cengkok suara Arreal, menyatakan, "Secara umum karakter suaranya memenuhi spesifikasi untuk penyanyi dangdut."