Rabu, 04 Februari 2009

Dangdut in America

Sebelumnya anda bisa lihat promo Dangdut in America di
http://www.youtube.com/watch?v=5t_cOZFxi_4&feature=related

Jakarta, (ANTARA News) - Musik dangdut mendunia dengan menyerbu pusat budaya di 70 negara, sejak revolusi dangdut berkobar pada 1970-an.

"Sejak revolusi dangdut yang pertama dulu (1970-an), musik dangdut terus berkembang dan bahkan diminati masyarakat dunia. Saat ini sudah dipelajari oleh pusat budaya di 70 negara," kata H. Rhoma Irama, saat menghadiri acara peluncuran album "Dangdut in America" yang menampilkan penyanyi muda asal Marryland, AS, Arreal Tilghman, di Jakarta, Selasa.

Rhioma, yang menyandang gelar "The King of Dangdut" mengungkapkan, musik dangdut di Amerika pertama kali dipelajari oleh Profesor Andrew Winebourg di University of Pittsburg. "Dari sini musik dangdut kemudian menyebar ke berbagai negara."

Menanggapi munculnya Arreal Tilghman sebagai warga AS pertama yang membuat album dangdut, Bang Haji (sapaan akrab Rhoma Irama) menyebutnya sebagai kejutan besar.

Arreal Tilghman adalah juara audisi "Dangdut in America" yang digelar selama dua tahun oleh promotor/produser Rissa Asnan.

"Audisi ini sungguh tidak mudah, Arreal ini saya dapat lewat audisi terakhir tahun lalu, yang digelar di Delaware, Philadelphia," katanya.

Arreal, seorang warga AS berkulit hitam, menyatakan dirinya sebelum mengikuti audisi Dangdut in America bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran.

"Saya tertarik mendengar dangdut, karena musik ini tidak ada di negara saya. Saya mempelajari lagu "Dara Muda" ciptaan Rhoma Irama, dan saya menang. Lagu itu luar biasa, membuat orang asyik bergoyang," katanya.

Peluncuran album Arreal Tilghman ini sendiri merupakan yang kegiatan kedua, setelah sebelumnya diluncurkan di Amerika pada November lalu.

Album itu sendiri berisi delapan lagu, antara lain Puzzle of Love, Sejak Kehadiranmu, I Love You, Duhai Kekasih, You`re The Only One, dan You.

Menjawab wartawan, sang penyanyi mengatakan "Saya tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa datang. Tetapi peluncuran di Amerika kemarin mendapat sambutan luar biasa."

Rhoma Irama, saat diminta berkomentar tentang cengkok suara Arreal, menyatakan, "Secara umum karakter suaranya memenuhi spesifikasi untuk penyanyi dangdut."