Selasa, 26 Agustus 2008

SURABAYA--MI: Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berencana mendirikan Pusat Ilmu Robotika Nasional yang pertama kalinya di Indonesia pada 2009.

"Selama ini, ITS sudah dikenal sebagai jagonya robot di Indonesia, karena itu kami berpikir untuk bisa mendirikan Pusat Ilmu Robotika Nasional. Jadi, nanti bisa untuk wisata ilmu teknologi," kata Rektor ITS Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD di Surabaya, Kamis.

Sebelumnya, ITS telah memiliki Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Nasional (NASDEC). "Untuk Pusat Robotika itu, kami akan membicarakan dulu dengan Dirjen Dikti untuk persetujuan realisasinya," katanya.

Saat ini, ITS telah melakukan penyusunan proposalnya. Ia berharap pusat ilmu robotika itu bisa membantu pengembangan ilmu robotika di Indonesia.

"Nantinya, Pusat Robotika itu diproyeksikan memiliki beberapa laboratorium, diantaranya laboratorium mekanika, elektronika, fotonika, instrumentasi, desain, dan sebagainya, karena laboratorium yang ada sekarang masih kurang memadai untuk mengembangkan ilmu robotika bagi mahasiswa dan dosen di ITS," katanya.
Menurut dia, peserta Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) yang digelar rutin setiap tahun akan memanfaatkan Pusat Robotika itu untuk berlatih, sehingga tidak lagi menghabiskan biaya cukup tinggi seperti saat ini untuk membuat lapangan percobaan.

"Jadi, tempat itu tidak hanya untuk tim dari ITS, tapi juga untuk Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) serta universitas lain yang ingin berlatih," katanya.

Sementara itu, KRI-KRCI 2008 untuk Regional IV (Jatim-Indonesia Timur) digelar di Graha ITS Surabaya pada 17-18 Mei dengan tema 'Panjat Pinang' yang merujuk tema kontes robot internasional 2008 di India yakni Govinda. (Ant/OL-06)

http://www.suarasurabaya.net/v05/inf...8793a200852106